Surabaya- Peran taman kota di Surabaya sebagai episentrum aktivitas warga kota kini semakin kaya. Jika sebelumnya Taman Bungkul direkonstruksi lengkap dengan sarana teknologi informasi, maka kini giliran Taman Flora Bratang dirancang sebagai pusat edukasi teknologi informasi.
Pusat edukasi teknologi informasi bernama Surabaya Cyberpark Bratang (SCB) ini diresmikan, Kamis (22/05) pukul 09.00 WIB oleh BAMBANG DH Walikota Surabaya dan MAS’UD KHAMID Executive General Manager Telkom Jatim.
SCB, menurut SIGIT WIKANTO Pelaksana Proyek, didesain sebagai sebuah wahana taman pendidikan berbasis teknologi informasi. Ide dasarnya, kata SIGIT, mungkin bisa disejajarkan dengan Broadband Learning Center (BLC) yang dimiliki oleh PT Telkom. Hanya saja, lanjut Manajer Marketing suarasurabaya.net ini, SCB lebih mengkhususkan diri sebagai wahana pendidikan teknologi informasi bagi siswa.
Sebagai pelaksana proyek, suarasurabaya.net, ujar SIGIT bekerjasama dengan Pemkot Surabaya dan PT Telkom. Masing-masing pihak memberikan kontribusi nyata bagi SCB ini. Pemkot Surabaya, ujarnya mengkontribusikan lahan beserta pendukungnya, sedangkan PT Telkom menyediakan perangkat keras serta infrastruktur internet.
Sementara itu WAHYU WIDODO Direktur Usaha Suara Surabaya Media mengatakan selain dirancang sebagai sebuah wahana taman pendidikan berbasis teknologi informasi, SCB diharap juga menjadi wadah komunitas sekolah.
“Para guru dan siswa bisa menggunakan fasilitas internet di SCB secara gratis untuk kegiatan belajar teknologi informasi,” paparnya.
Sebagai sebuah wahana pendidikan bagi komunitas sekolah, kata SIGIT, SCB juga dirancang sangat bersahabat. “Mengenalkan teknologi informasi pada generasi baru relatif lebih mudah jika pendekatannya juga tepat. Untuk itu, materi edukasi teknologi informasi juga dirancang spesifik berdasar kelas siswa. Kita menyiapkan modul dengan materi dan target berbeda bagi setiap kelas,” kata SIGIT.
Untuk siswa TK atau play group misalnya, ujar SIGIT, modulnya dibuat berbeda dengan siswa kelas 5 dan 6 SD. Mulai mengenalkan komputer dengan sarana game sampai ke materi software yang lebih canggih dan online game yang edukatif.
Rencananya, kata SIGIT, kegiatan SCB akan berlangsung selama setahun. Aktivitas pelatihannya dilakukan 4 kali seminggu selama 2 bulan mulai pukul 09.00 WIB hingga 18.00 WIB.
Karena tempatnya terbatas hanya 20 anak tiap sesi, kata WAHYU WIDODO, maka registrasi calon peserta SCB harus dilakukan maksimal sehari sebelum pelaksanaan pelatihan selama kuota kelas terpenuhi.
Yang menarik, kata WAHYU WIDODO, di luar jam kelas SCB, fasilitas komputer dengan internet gratis ini bisa dimanfaatkan bagi masyarakat luas. Tak hanya itu, hot spot wi-fi yang ada di area Taman Flora pun bisa dimanfaatkan warga kota 24 jam secara gratis.
ARIF AFANDI Wakil Walikota Surabaya menyambut baik fasilitas publik yang akan diresmikan ini. Menurutnya, ini sejalan dengan misi Pemkot untuk menciptakan Kota Surabaya yang Smart and Care.
“Ini bisa mempercepat realisasi program kita untuk membuat warga dan pemerintah kota ini melek teknologi informasi,” ujarnya.(ipg)
Sumber: suarasurabaya.net
Uki said,
August 22, 2008 @ 6:16 am
blog yang bagus. Saya warga Bondowoso yang bekerja di Surabaya sangat tertarik mengikuti blog ini. He heee….