Archive for August 14, 2008

Lansia, Tiada Waktu Luang Pergi ke Taman

Surabaya – Beberapa orang lanjut usia (lansia) mengatakan menyukai taman-taman yang ada di Surabaya. Tapi mereka jarang pergi ke taman karena tidak ada waktu luang untuk rekreasi. Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Bertahan Hidup dengan Bayam

Surabaya -Di Pasar Keputran Surabaya, sang penjual tampak senyum ceria karena sayur bayam yang dijajakan laris manis terjual.  Setiap hari ia dapat memperoleh hasil sekitar Rp. 100.000,00. Read the rest of this entry »

Leave a comment »

“Jangankan ke Taman, Cari Beras Saja Susah”

SURABAYA – Seorang wanita tua masih terengah-engah setelah melakukan perjalanan menjunjung karung berasnya. Usianya 60 tahun, Sartini namanya. Dia bekerja paruh waktu sebagai pedagang beras keliling di Pasar Keputran Surabaya.

Sejenak surabayapark.com ingin tahu, sudahkah Sartini dan pedagang-pedagang lainnya di Pasar Keputran menikmati fasilitas pertamanan di Surabaya?

Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Taman Dorong Transaksi Gerabah

Surabaya – Program pembangunan taman yang saat ini dilakukan Pemerintah Kota Surabaya, mendorong transaksi gerabah hingga dua kali lipat, terutama untuk jenis pot bunga yang diperdagangkan di Pasar Bunga Kayoon, jantung Kota Surabaya. Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Taman Kayoon “Berbunga” Sampah

Surabaya – Keindahan taman bunga di Jalan Kayoon, Surabaya cukup terganggu dengan keberadaan penampungan sampah. Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Pedagang Bunga Berharap tidak Digusur

Surabaya – Sejumlah pedagang bunga di Jalan Kayoon, Surabaya berharap pemerintah tidak menutup lahan tempat mereka berdagang. Sebab selain untuk bisnis, hamparan bunga itu justru memperindah kota.

Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Penjual Tas Bertahan di Keputran

Surabaya – Seorang penjual tas tetap bertahan di areal Pasar Keputran, Surabaya, Jawa Timur, meskipun dari tahun ke tahun pendapatannya terus mengalami penurunan.

“Saat masih kecil dulu, dalam sehari ibu saya bisa membawa pulang uang hingga satu kresek (tas plastik). Kalau nggak salah ingat, nilainya bisa mencapai satu juta rupiah,” kata Alim, penjual tas di Pasar Keputran, mengingat masa lalunya, Kamis (14/8).

Read the rest of this entry »

Leave a comment »